DomaiNesia

Ticker

6/recent/ticker-posts

Error berkali-kali saat Menjalankan Simulasi di SimFlow? Cek dulu file .stl mu!

Beberapa hal yang harus dicek saat setup simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) di SimFlow:
- Pertama, cek apakah sumbu file model .stl sudah sesuai, arah atas harusnya sumbu Z. Cek dengan Paraview. Jika posisi masih keliru, terapkan Filter Transform di stl nya (apply), dan rotate sesuai kebutuhan. Kesalahan posisi model stl menyebabkan penerapan wall boundary pada saat meshing bisa salah pilih bidang mesh.
- Dalam kondisi model stl yg telah di transform terpilih/aktif, pilih menu File > Save Data dan save stl baru bertipe Binary (atau coba ascii jika tipe binary bermasalah saat simulasi).
- Berikutnya cek unit panjang model .stl apakah sudah dalam meter (m). Biasanya model dibuat dalam milimeter (mm). Kalau model belum dalam unit m, skala kan model dengan menggunakan perintah "surfaceTransformPoints -scale '0.001' namasource.stl output.stl" dari terminal (pastikan openFoam sudah terinstall dan env variabel lokasi openFoam sudah benar sehingga perintah bisa dijalankan) jika model masih dalam unit mm.
- cek kembali model yg sudah di scale di dalam Paraview
- Berikutnya baru geometri stl dapat diimport ke dalam SimFlow
- Pada menu Hex Meshing, klik enable meshing pada geometri stl kita
- Masuk ke tab Base Mesh, llu pada bagian mesh geometry klik Autosize, cek apakah calon base mesh size yg diperkirakan dengan autosize sudah sesuai dengan ukuran geometri model stl kita (dalam unit m). Jika sudah berarti aman dan proses Meshing computational domain bisa dilanjutkan.
 
Contoh setelah berhasil menjalankan simulasi di Simflow dan post processing di Paraview:
 



Post a Comment

0 Comments